Anak adalah anugerah yang di berikan tuhan yang maha kuasa kepada setiap manusia yang berpasangan. Di dalam sebuah pernikahan anak adalah harta yang tak ternilai harga nya. Tah heran jika setiap orang tua sangat menyayangi dan ingin mencurahkan segala perhatiannya serta kasih dan sayangnya.

Namun, sebagai orang tua kita wajib mengarahkan, membimbing serta mendidik anak untuk menjadinya sosok berpribadian baik, cerdas, pintar dan mandiri. Sangat di sayangkan masih banyak orang tua yang belum paham bagaimana cara mendidik agar anak tumbuh menjadi seperti yang di harapkan orang tuanya. Kebanyakan orang tua cenderung memanjakan dan memenuhi segala keinginan karena terlalu sayang. Ini berakibat tidak baik untuk mental sang anak di masa mendatang.

Berikut ini 8 cara untuk menciptakan anak berkepribadian baik dan mandiri :

1. Hindari Kata ” Jangan “

Terlalu banyak melarang sang anak dengan mengucapkan kata “Jangan” justru akan membatasi aktivitas, kreativitas dan daya eksplorasi pada anak. Padahal seusia anak-anak cenderung tertarik dengan banyak hal yang ada di sekeliling nya.  Kata ” jangan ” bisa kita ganti dengan kalimat lain yang lebih positif. Misalnya: “jangan berlari” kalimat tersebut bisa kita ubah dengan kalimat ” pelan-pelan saja ya sayang”. Hal ini akan membuat anak tidak merasa gerakan nya di batasi dan sang anak pun merasa nyaman dengan kalimat tersebut.

2. Jadilah Panutan

Seorang anak akan tumbuh dan berkembang sesuai dengan lingkungan terdekatnya. Khusus bagi orang tua dan pengasuh nya jadilah contoh serta panutan dengan cara menjaga sikap dan perkataan di depan anak-anak karena sang anak akan mencontoh kan apa yang ia lihat dan ia dengar. Dan sebagai orang tua jadilah sosok pengayom dan pelindung yang selalu ada disaat sang anak membutuhkan.

3. Tanamkan Kedisiplinan dan Rasa Tanggung Jawab

Lakukan dan terapkan kedisplinan kepada anak di berbagai tempat dan kesempatan, Karena Disiplin menjadi kunci perkembangan anak di masa mendatang. Mulailah dari hal paling sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya atau menaruh baju kotor di keranjang cucian. Dan ajarkan pula rasa tanggung jawab dengan mengajar kan sang anak untuk membersihkan atau merapikan mainan ke tempat semula setelah selesai bermain. Merapikan tempat tidur atau mengerjakan Pr tanpa di suruh.

4. Ajarkan Ibadah Sejak Kecil

Anak yang sedari kecil sudah di ajarkan untuk taat beribadah cenderung punya pola pikir yang lebih baik. Pola pikir ini akan berpengaruh terhadap kecerdasan anak. Baik cerdas secara akademis, maupun cerdas dalam menjalani kehidupan. Oleh karena itu selalu ajak anak untuk beribadah bersama, yang harus selalu di ingat bahwa orang tua adalah guru pertama bagi anak-anak nya maka anda harus menunjukan kebiasaan baik tersebut kepada anak-anak.

5. Berlatih Dengan Masalah

Ajarkan anak untuk melatih masalahnya sendiri sedini mungkin. Latihan ini akan meningkatkan kecerdasan anak dan membantu membentuk karakter yang lebih kuat. Dengan ajaran demikian anak akan belajar beradaptasi dengan beragam kondisi dan situasi yang berbeda. Ini akan bertujuan menjadikan bekal bagi anak untuk mandiri dan tangguh.

6. Ajarkan Untuk Berterima Kasih

Selalu ajarkan untuk mengucapkan kata terima kasih kepada orang yang telah membantu atau kepada orang yang telah memberikan sesuatu kepadanya. Anak harus di ajarkan untuk menghargai orang lain. secara tidak langsung anak juga telah diajarkan untuk lebih berempati kepada orang lain, dengan demikian anak tumbuh sebagai anak yang ramah Tamah, dan tidak menjadi sosok yang angkuh dan egois. Selalu latih dan ingatkan anak agar terbiasa melakukan kebiasaan baik ini.

7. Berikan Gizi dan Nutrisi yang Cukup

Selain kebutuhan dari luar, kebutuhan gizi anak pun harus terpenuhi dan selalu di perhatikan. Yaitu dengan memberikan asupan nutrisi yang cukup. karena kecerdasan anak tidak hanya tergantung dari latihan, tapi juga harus didukung dengan nutrisi yang baik.

Berikanlah anak asupan gizi seimbang dengan memberinya sayuran, buah-buahan, dan susu. Penuhi anak dengan makanan 4 sehat 5 sempurna dan tambahan asupan vitamin dan zat mineral lainya. Sehingga otak dan tubuh anak akan berkembang secara optimal. Dan biasakan pula di pagi hari untuk sarapan bergizi agar anak akan lebih siap untuk beraktivitas.

8. Istirahat yang Cukup

Istirahat yang cukup bisa membantu mencerdaskan dan membahagiakan anak karena anak dapat beraktivitas dan belajar dengan baik. Jika sang anak kelelahan dan kurang tidur ia akan menjadi lesu, rewel dan sulit berkonsentrasi. Selain itu tidur yang cukup juga penting dalam proses pertumbuhan dan menjaga imunitas anak agar sang anak tidak mudah sakit.

Buatlah jadwal tidur dan bangun sang anak pastikan sang anak tidur dalam jumlah jam yang sesuai dengan usianya. Masih banyak hal positif lain yang dapat ibu lakukan untuk membantu perkembangan anak menjadi cerdas dan bahagia. Selain itu pastikan anak di besarkan di lingkungan yang baik dan di kelilingi dengan penuh kasih sayang agar sang anak bisa menjadi karakter yang baik.